Gejala Dan Cara Mencegah Penyakit Darah Tinggi

Banyak pendapat yang mengatakan bahwa seseorang yang menderita darah tinggi atau hipertensi umumnya menunjukkan gejala seperti mimisan, wajah kemerahan, pingsan, kalit kepala, mual, rasa ingin muntah, gelisah, cepat marah atau mudah tersinggung, sesak napas, pandangan matamulai kabur atau tidak jelas.

Pada keadaan yang kronis dari seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi ini dapat berdampak pada kondisi yang buruk sampai pada kematian. Hal ini disebabkan karena terjadi pembengkakan pada otak yang membuat jalan darah di otak menjadi terhambat dan pembuluh darah pada otak menjadi terhimpit akibat tekanan darah yang tidak normal atau tidak stabil (tekanan darah tinggi).

Mereka yang memiliki resiko terserang hipertensi atau darah tinggi umumnya memperlihatkan gejala, seperti :

- Kepala bagian belakang sering terasa sakit ketika beranjak bangun dari tidur
- Sering lupa dan kemudian mengalami kesulitan dalam konsentrasi
- Mudah tersinggung dan marah
- Terkadang kesulitan dalam tidur
- Tubuh cepat merasa lelah, letih dan lesu
- Pada sebagaian orang terkadang ada yang mengalami kesulitan untuk buang air besar.

Ketika hipertensi belum menyerang, sebaiknya berhati-hatilah. Penyakit darah tinggi atau hipertensi ini menyerang pada mereka yang memiliki penyakit komplikasi lainnya yang memudahkan penyakit lainnya mudah masuk dan menambah serta mempersulit ruang kesehatan tubuh kita.

Berikut ini ada beberapa upaya yang dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan dari tekanan darah tinggi, diantaranya :

1. Menurunkan Berat Badan

Bagi yang mengalami kelebihan berat badan, hendaknya menurunkan berat badan berlebih agar risiko dari akibat hipertensi pun dapat diminimalisir.

2. Olahraga

Mereka yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit darah tinggi atau hipetensi ini selalu disarankan untuk melakukan olahraga ringan namun rutin dilakukan untuk membantu menormalkan tekanan darah terutama untuk fungsi jantung, agar jantung selalu terlatih dan mampu memompa darah dan oksigen secara optimal dengan begitu darah tinggi dapat dikendalikan.

3. Kelola stress dengan baik

Banyak anggapan masyarakat, orang yang sering marah-marah pasti memiliki darah tinggi. Anggapn itu tidak selalu salah atau benar. Ketika tekanan darah meningkat, beberapa penderita darah tinggi mungkin akan mengalami gejolak atau perubahan emosional. Oleh karena mengelola stress dengan baik merupakan langkah terbaik dalam menghindari tekanan darah tinggi.


=====================================

>>> Kapsul Cellery Membantu Mencegah, Mengatasi dan Mengobati Hipertensi (Darah Tinggi), Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Darah Tinggi, Tekanan Darah Tinggi and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>